Bahasa C adalah bahasa pemrogrman yang dasar,dimana bahasa C bersifat sequential,yang berarti urutannya dari atas kebawah.Bahasa C mempunyai 3 struktur yaitu sequence,selection dan repetition.
Sequence yang berarti berurutan dari atas kebawah,selection dimana dapat menentukan dan menjalankan perintah berdasarkan kondisi benar atau salah dan repetition menjalankan perintah sesuai dengan kondisi awal sampai kondisi akhir.
Tipe-tipe data di C adalah sebagai berikut:
-Integer:berisi angka bulat,contoh: 2,3,4.
-Char:berisi karakter,dapat berupa angka,huruf,dan karakter khusus
Contoh:g,^,<.
-Float:berisi bilangan berkoma.Contoh:1.45,5.98.
-Double:berisi bilangan berkoma,tapi tidak dibulatkan seperti float.contoh:3.7565...
Untuk proses input dan output,biasanya digunakan tanda "%d" untuk mengetahui tipe datanya.Setiap tipe data berbeda-beda,yaitu:
-integer menggunakan "%d".
-float menggunakan "&f".Kita juga bisa mengatur berapa angka dibelakang koma dengan cara meletakkan angka dan titik dibelakang f,contohnya:%.4f,yang berarti akan membuat 4 angka dibelakang koma.
-Char menggunakan "%c"
-Double menggunakan "%lf"
Sebenarnya ada 1 lagi tipe data yaitu string,dimana string adalah array of characters atau kumpulan dari char yang dilambangkan dengan "%s".Untuk string dan array dapat dilihat di https://william-changz.blogspot.com/2018/10/pointer-and-arrays.html
Untuk modifikasi tipe data ada beberapa cara,yaitu menggunakan:
-long:untuk memperpanjang ukuran data
-short:memperpendek ukuran data
-signed:membuat tanda negatif(-)
-unsigned:tidak membuat tanda negatif
Ada yang namanya ASCII(American Standard Code for Information Interchange),yaitu pelambangan huruf atau angka dan karakter lainnya dengan angka dari 0-183.ASCII diantara S dan s berbeda,dimana ASCII pada S adalah 83 dan ASCII pada s adalah 115.Kita juga bisa mengecek ASCII dari setiap karakte dengan cara menginput dalam char dan mengeluarkannya dalam bentuk integer.
Contoh:
int main()
{
char a='B'
printf("%d",a);
}
maka,outputnya adalah ASCII dari B itu sendiri yaitu adalah 66.
Untuk selection,kita dapat menggunakan switch case dimana switch case dapat memuat banyak kondisi.Contoh:
int main()
{
int a;
scanf("%d",&a);
switch(a)
{
case 1:printf("Ini adalah angka satu");break;
case 2:printf("Ini adalah angka dua");break;
case 3:printf("Ini adalah angka tiga");break;
default:printf("Ini adalah angka lain");break;
}
}
Maka jika kita masukkan angka 1 ia akan langsung menuju ke case 1 dimana akan langsung mencetak "Ini adalah angka satu",untuk break,digunakan agar perintah tidak dilanjutkan ke case berikutnya.Sedangkan default adalah jika kondisi ketiga case diatas tidak terpenuhi,maka akan langsung menjalankan perintah di default.
Sekian dari pengenalan bahasa C,Terima Kasih :D.
Sequence yang berarti berurutan dari atas kebawah,selection dimana dapat menentukan dan menjalankan perintah berdasarkan kondisi benar atau salah dan repetition menjalankan perintah sesuai dengan kondisi awal sampai kondisi akhir.
Tipe-tipe data di C adalah sebagai berikut:
-Integer:berisi angka bulat,contoh: 2,3,4.
-Char:berisi karakter,dapat berupa angka,huruf,dan karakter khusus
Contoh:g,^,<.
-Float:berisi bilangan berkoma.Contoh:1.45,5.98.
-Double:berisi bilangan berkoma,tapi tidak dibulatkan seperti float.contoh:3.7565...
Untuk proses input dan output,biasanya digunakan tanda "%d" untuk mengetahui tipe datanya.Setiap tipe data berbeda-beda,yaitu:
-integer menggunakan "%d".
-float menggunakan "&f".Kita juga bisa mengatur berapa angka dibelakang koma dengan cara meletakkan angka dan titik dibelakang f,contohnya:%.4f,yang berarti akan membuat 4 angka dibelakang koma.
-Char menggunakan "%c"
-Double menggunakan "%lf"
Sebenarnya ada 1 lagi tipe data yaitu string,dimana string adalah array of characters atau kumpulan dari char yang dilambangkan dengan "%s".Untuk string dan array dapat dilihat di https://william-changz.blogspot.com/2018/10/pointer-and-arrays.html
Untuk modifikasi tipe data ada beberapa cara,yaitu menggunakan:
-long:untuk memperpanjang ukuran data
-short:memperpendek ukuran data
-signed:membuat tanda negatif(-)
-unsigned:tidak membuat tanda negatif
Ada yang namanya ASCII(American Standard Code for Information Interchange),yaitu pelambangan huruf atau angka dan karakter lainnya dengan angka dari 0-183.ASCII diantara S dan s berbeda,dimana ASCII pada S adalah 83 dan ASCII pada s adalah 115.Kita juga bisa mengecek ASCII dari setiap karakte dengan cara menginput dalam char dan mengeluarkannya dalam bentuk integer.
Contoh:
int main()
{
char a='B'
printf("%d",a);
}
maka,outputnya adalah ASCII dari B itu sendiri yaitu adalah 66.
Untuk selection,kita dapat menggunakan switch case dimana switch case dapat memuat banyak kondisi.Contoh:
int main()
{
int a;
scanf("%d",&a);
switch(a)
{
case 1:printf("Ini adalah angka satu");break;
case 2:printf("Ini adalah angka dua");break;
case 3:printf("Ini adalah angka tiga");break;
default:printf("Ini adalah angka lain");break;
}
}
Maka jika kita masukkan angka 1 ia akan langsung menuju ke case 1 dimana akan langsung mencetak "Ini adalah angka satu",untuk break,digunakan agar perintah tidak dilanjutkan ke case berikutnya.Sedangkan default adalah jika kondisi ketiga case diatas tidak terpenuhi,maka akan langsung menjalankan perintah di default.
Sekian dari pengenalan bahasa C,Terima Kasih :D.
Comments
Post a Comment